Gegara Ponsel, 4 Penyadap Karet di Banyuasin Duel sampai Mati

Dede Febriansyah
Dua penyadap karet di Banyuasin ditangkap setelah memenangkan duel sampai mati di Tungkal Ilir, Banyuasin. (Foto: Ist)

Akibat penganiayaan itu, lanjut Kapolsek, satu orang tewas dan satu lainnya luka-luka pada duel maut dua lawan dua yang terjadi di Tungkal Ilir Banyuasin tersebut.

"Korban Rusman yang mengalami penusukan, akhirnya meninggal karena kehabisan darah saat akan dibawa ke rumah sakit. Sedangkan Ledi Candra, mengalami luka berat ditusuk di lengan kanan," katanya.

Menurutnya, korban dan pelaku ini tidak ada hubungan keluarga hanya sama-sama warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Mereka merantau ke Banyuasin untuk bekerja sebagai penyadap karet.

"Kedua pelaku ditangkap saat akan kabur ke Jambi. Kami yang mendapat informasi langsung melakukan penangkapan. Karena berupaya melawan, keduanya terpaksa kami lumpuhkan," ucap Iptu Panca.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Omicron Terdeteksi Masuk Sumsel, Dinkes Minta Disiplin Prokes

57 tahun lalu

Kasus Covid-19 Muncul di Satu SMA, Disdik Sumsel Keluarkan Juknis untuk Kepala Sekolah

57 tahun lalu

Kasus Covid-19 di Sumsel Kembali Naik, Dinkes Beber Pemicunya

57 tahun lalu

Kejati Sumsel Cium Aroma Dugaan Korupsi Lahan Tol Pematang Panggang - Kayu Agung

57 tahun lalu

Cuaca Sumsel 5 Februari, BMKG: Waspada Hujan dan Potensi Banjir di Akhir Pekan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal