Gawat, Pengangguran di Kabupaten OKI Meningkat akibat Pandemi

Dede Febriansyah
Pengangguran di Kabupaten OKI meningkat selama pandemi. (Foto: Ilustrasi/Ist)

"Biasanya setiap tahun selalu banyak warga OKI yang berangkat bekerja ke luar negeri, seperti warga yang berasal dari kecamatan SP Padang, Tanjung Lubuk, Jejawi dan kecamatan lainnya," katanya.

Dari semua warga OKI yang bakal bekerja ke luar negeri tersebut, kata Tarmizi, membuat surat pencari kerja atau AK1 di Disnakertrans, sehingga terdata jumlah yang mencari kerja. Termasuk juga yang bukan untuk bekerja ke luar negeri.

"Seperti tahun lalu jumlah warga OKI yang terdata membuat kartu pencari kerja ada sebanyak 709 orang. Dari sebanyak itu ada sebanyak 430 orang langsung bekerja," katanya.

Tarmizi menjelaskan, pemerintah terus berupaya mengurangi pengangguran dengan cara memberikan pelatihan keterampilan, khususnya bagi warga desa "Berbagai pelatihan terus diberikan, seperti pelatihan menjahit, tata rias, pertukangan, komputer dan sebagainya. Ini bertujuan warga membuka lapangan kerja sendiri dengan begitu mengurangi pengangguran," kata Tarmizi.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sumsel Siapkan Tim Tangani Kemiskinan Ekstrem

57 tahun lalu

Mengenal Kepur, Desa di Sumsel yang Punya Tradisi Meriahkan Bulan Muharam Seperti Idul Fitri

57 tahun lalu

Termasuk Sumsel, Berikut 10 Provinsi Kasus Kematian Tertinggi

57 tahun lalu

Bertambah 278, Kasus Covid-19 Sumsel Tembus 56.802 Orang

57 tahun lalu

Sumsel Lakukan Kajian Akademis Rencana Kampus IPDN di Kaki Gunung Dempo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal