"Dalam aksinya, pelaku mengancam agar korban jangan berteriak. Karena ada ancaman yang membahayakan nyawanya, korban hanya diam tanpa perlawanan," katanya.
Bukan hanya itu, kaki dan tangan korban diikat pelaku. Bahkan, matanya ditutup menggunakan baju.
"Setelah melemahkan korban, para pelaku menurunkannya di Desa Jeluti, Kecamatan Batin, Batanghari," kata June.
Seusai melakukan aksinya, gerombolan pelaku langsung tancap gas kabur melarikan diri dari Provinsi Jambi. Polisi yang mendapat informasi tersebut langsung mendatangi TKP dan meminta keterangan korban. Dirasa cukup dan mengetahui identitas pelaku, petugas gabungan langsung memburu mereka.
Perampok driver taksi online kabur ke Palembang dan ditembak karena melawan. Klik halaman berikutnya untuk membaca artikel ini>>>