Dorong UMKM Sumsel Tembus Pasar Global, BI Gandeng Perusahaan Perantara

Dede Febriansyah
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Hari Widodo. (Foto: Dede F)

"Seperti kain songket, bisa diaplikasikan untuk dibuat jadi scraf atau syal, karena mereka juga tidak mungkin memakai kain," kata Hari.

Untuk mengetahui minat pasar global ini, BI sempat mendatangkan kurator asal New York untuk memberikan pemahaman ke para pelaku UMKM, dan acara bincang-bincang dengan para reseller dari berbagai negara.

"BI juga memerintahkan perwakilan di Singapura dalam mengawal pelaku UMKM untuk mengikuti sejumlah pameran, hingga memberikan beragam pelatihan webinar mengenai tata niaga ekspor barang," katanya.

Pengawalan yang dilakukan BI bersinergi dengan beberapa pihak ini tidak lain karena menyadari bahwa UMKM memiliki keterbatasan, baik dari sisi pengetahuan hingga teknologi.

Pada umumnya pelaku UMKM dapat membuat kesepakatan dengan pembeli di luar negeri, namun kerap dihadapkan persoalan ketika buyer meminta produk dalam jumlah yang besar.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Realisasi Vaksinasi di Sumsel, Palembang Tertinggi dan Empat Lawang Terendah

57 tahun lalu

Capaian Vaksinasi Masih Rendah, Anggota DPRD Sumsel: Dinkes Perlu Kerja Ekstra

57 tahun lalu

Makin Melandai, Kasus Baru Covid-19 Sumsel di Bawah 10 Orang

57 tahun lalu

Plh Bupati OKU Paparkan Proyek Prioritas di Kantor Gubernur Sumsel, Ini Daftarnya

57 tahun lalu

UMKM Kerajinan Tangan Sumsel Bisa Tembus Ekspor, Ini yang Harus Dilakukan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal