Dituding Tak Majukan Pariwisata, Kadin: OKU Tidak Punya Anggaran

Widori Agustino
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan OKU, Topan Indra Fauzi (Widori Agustino/iNews)

"Anggaran yang dipotong untuk penaganan Covid-19 di Sumsel nilainya mencapai hampir Rp2 miliar. Hal ini membuat berbagai kegiatan di dinas terkendala," kata dia.

Selain itu, kata Topan, banyak destinasi wisata yang belum secara utuh dihibahkan ke Dinas Pariwisata untuk dikelola. Topan mengaku sudah mempunyai rencana festival musik anak jalanan ekonomi kreatif.

"Untuk menarik wisatawan ke OKU memang harus ada kegiatan seperti festival, tapi tetap saja kami tidak mempunyai dana," katanya.

Sebelumnya, kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel Aufa Syahrizal menyoroti pariwisata di OKU yang tak berkembang bahkan mengalami kemunduran.

Dia menyebut dinas pariwisata OKU saat ini tidak punya rasa memiliki. Rasa memiliki, kata Aufa merupakan kunci utama dalam memajukan dunia pariwisata.

”OKU Rasa memiliki tidak ada, anggaran itu bukan halangan. Mengelola pariwisata itu harus rajin komunikasi biar ide itu ada," kata Aufal.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penembak Mati Remaja di OKI Ditangkap, Polisi Sita Revolver

57 tahun lalu

Menegangkan! Penangkapan Bandar Narkoba di OKU, Polisi Ditikam

57 tahun lalu

Air Bersih dan Sampah Ancam Wisata KLU, Legislator Perindo Desak Pembenahan Tiga Gili

57 tahun lalu

Sadis! Anak dan Cucu Bunuh Nenek 87 Tahun di Muara Enim Sumsel

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang OKU Timur Sumsel, Cek Kekuatan Magnitudonya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal