Dari hasil visum oleh dokter forensik RS Bahayangkara Palembang, tidak ada tanda luka kekerasan pada tubuh korban.
Ahli Forensik RS Bhayangkara Palembang, dokter Indra Nasution mengatakan, korban tewas diduga melakukan aborsi sendiri lantaran ditemukan janin umur berkisar enam bulan dari popok yang digunakannya. “Kemungkinan korban pendarahan, dan korban diperkirakan sudah meninggal tiga hari lalu,” katanya.
Usai divisum, jenazah korban langsung dibawa pulang keluarganya untuk dimakamkan di Desa Manggu Jaya Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.