Didatangi Puluhan Kades, Ketua DPRD Ungkap Pemkab PALI Terlilit Utang

Bisrun Silvana
Puluhan kepala desa mendatangi Kantor DPRD PALI. (Foto: Bisrun)

Bahkan yang lebih miris lagi dikemukakan, Asri bahwa tunggakan BPJS belum dibayarkan selama satu tahun sebesar Rp 36 miliar.

"Anggaran untuk BPJS tahun 2020 telah disetujui DPRD yang diajukan pemerintah sebesar Rp 36 miliar rupanya belum dibayarkan. Padahal itu untuk membayar biaya pengobatan masyarakat miskin. Dan informasinya, apabila bulan Maret 2021 belum juga dibayarkan, berobat dengan BPJS akan disetop," katannya. 

H Asri menyampaikan bahwa DPRD bukan menentang program pemerintah tapi tetap mendukung program yang benar dan yang salah harus diperbaiki.

"Kita sama-sama ingin membangun PALI yang katanya Bruneinya Sumatera. Untuk itu kami mengajak seluruh masyarakat termasuk Forum Komunikasi Kepala Desa PALI (FK2DP) yang harus aktif. Dan kami sarankan ke depan tata kelola keuangan  harus diubah serta harus banyak belajar dengan daerah lain agar PALI bisa lebih baik," harapnya.

Hingga berita ini diturunkan rapat belum selesai masih menunggu kehadira Kepala DPKAD dan Sekda PALI.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kabupaten PALI Butuh Rp256 Miliar untuk Bangun Infrastruktur

57 tahun lalu

Kemelut Anggaran di DPRD PALI, Sekwan Jadi DPO dan Bendahara Ditahan

57 tahun lalu

DPRD PALI Umumkan Pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati

57 tahun lalu

Ketua DPRD PALI Laporkan Dugaan Penggelapan Dana Perjalanan Dinas ke Kejari

57 tahun lalu

Diduga Korupsi Uang Perjalanan Dinas, Anggota DPRD PALI akan Seret Sekwan ke Ranah Hukum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal