Diancam Plt Bupati Muara Enim Tangkap Harimau, Kepala BKSDA: Kami No Comment

Berrie Brima
Antara
Pemprov Sumsel dibantu relawan dari NGO memasang perangkap untuk menangkap haimau yang telah menewaskan lima warga di Sumsel. (Foto: istimewa)

PALEMBANG, iNews.id – Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan, Genman Suhefti Hasibuan menanggapi santai soal ancaman pelaksana tugas (Plt) Bupati Muara Enim agar segera menangkap harimau.

Genman mengatakan, upaya penangkapan tersebut pasti dilakukan jika harimau sudah keluar dari wilayah hutan lindung.

Menurut Genman, penangkapan binatang buas itu bukan karena ancaman Plt Bupati Muara Enim, Juarsah, yang meminta harimau ditangkap hidup atau mati.

"Kami tegaskan kembali bahwa harimau itu dilindungi Undang-undang. BKSDA memandang harimau dan manusianya sama-sama harus dilindungi, maka jika harimaunya keluar hutan lindung akan kami tangkap. Soal ancaman Bupati Muara enim kami no comment," ucap Genman, Minggu (29/12/2019).

Menurut dia, tim BKSDA di Kabupaten Muara Enim sudah menyisir keberadaan harimau sejak jatuhnya korban meninggal pada Jumat malam (27/12/2019), meskipun hingga saat ini harimau tersebut belum juga ditemukan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sadis! Anak dan Cucu Bunuh Nenek 87 Tahun di Muara Enim Sumsel

57 tahun lalu

2 Ekor Gajah Induk dan Anak Mati Berdampingan di Mukomuko Bengkulu

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang OKU Timur Sumsel, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati, Penyebab Masih Diselidiki

57 tahun lalu

OTT Anggota DPRD Muara Enim, Kejati Sumsel Sita Alphard Rp1,6 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal