Di Tengah Pendemi Corona, Ada 1.542 Kasus DBD di Sumsel

Antara
Ilustrasi DBD. (Foto: Okezone)

Kasus terbanyak selanjutnya adalah Kabupaten Muara Enim dengan 157 kasus, Musi Banyuasin dengan 151 kasus, Banyuasin mencapai 147 kasus, Kota Lubuklinggau 102 kasus. Lahat ada 92 kasus, dan Ogan Komering Ulu Timur dengan 79 kasus.

Kemudian Ogan Ilir 68 kasus, Ogan Komering Ilir 65 kasus, Pagaralam 42 kasus, Musi Rawas 37 kasus, Penukal Abab Lematang Ilir 37 kasus, Muratara 24 kasus, Ogan Komering Ulu Selatan 21 kasus, Ogan Komering Ulu 4 kasus dan Empat Lawang 4 kasus.

Sementara tiga kasus meninggal berasal dari Kabupaten Banyuasin, Muratara dan Musi Rawas. Ketiganya adalah anak-anak, karena mereka terlambat dibawa ke rumah sakit.

"Kami berharap kasusnya terus turun, karena di Sumsel puncak DBD biasanya bulan Januari, sehingga kami tetap waspada," kata dia.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sadis! Anak dan Cucu Bunuh Nenek 87 Tahun di Muara Enim Sumsel

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang OKU Timur Sumsel, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Brutal! Anak Bacok Kepala Ayah Kandung di Lubuklinggau Pakai Parang

57 tahun lalu

Jalan Lintas Provinsi Sumsel Putus akibat Banjir, Kendaraan Dialihkan ke Jalur Alternatif

57 tahun lalu

Stok Darah PMI Sidoarjo Kritis, Padahal Permintaan Trombosit bagi Pasien DBD Meningkat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal