Demi Game Online, Anak Tentara Tembak Mati Ibu Kandung

Anton Suhartono
Seorang remaja tembak mati ibunya karena dilarang main games. (Foto: Ilustrasi/Ist)

LUCKNOW, iNews.id - Seorang remaja 16 tahun menembak mati ibunya karena dilarang main game online PUBG.  Pelaku menembak perempuan yang melahirkannya pakai pistol ayahnya yang seorang tentara.

Pembunuhan demi game ini dilakukan remaja pria 16 tahun di Lucknow, India, Minggu (5/6/2022). Setelah menembak mati ibunya, pelaku kemudian menyembunyikan jasad ibunya di dalam rumah selama tiga hari dan menyemprotkan pengharum ruangan untuk menutupi jejak kejahatan.

Berdasarkan laporan Indian Express, mengutip keterangan polisi setempat, pelaku membunuh sang ibu menggunakan pistol ayahnya yang merupakan personel Angkatan Darat India.

Korban ditembak di bagian kepala saat tidur sekitar pukul 03.00 waktu setempat. Setelah beraksi dia mengancam adik perempuan berusia 10 tahun dengan akan membunuhnya jika meberi tahu orang lain. Anak perempuan itu sudah dalam pengasuhan kakek dan neneknya.

“Pada Selasa, sekitar pukul 21.00, polisi mendapat informasi seorang perempuan tewas ditembak. Di tempat itu, kami menanyai beberapa orang. Jelaslah putra dari perempuan itu melakukan kejahatan," kata pejabat kepolisian Lucknow, Qasim Abdi.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Disertai Angin Intai Sejumlah Wilayah di Sumsel

57 tahun lalu

Palembang dan Seluruh Daerah di Sumsel Terapkan PPKM Level 1

57 tahun lalu

Pandemi Belum Berakhir, Dinkes Sumsel Minta Warga Tetap Terapkan Prokes

57 tahun lalu

BMKG Peringatkan Sejumlah Wilayah di Sumsel Berpotensi Hujan

57 tahun lalu

Restorasi Sekanak-Lambidaro Dilanjutkan hingga Simpang DPRD Sumsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal