Demi Game Online, Anak Tentara Tembak Mati Ibu Kandung

Anton Suhartono
Seorang remaja tembak mati ibunya karena dilarang main games. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Berdasarkan pemeriksaan, pelaku diketahui kecanduan game online PUBG. Dia marah karena sang ibu meminta dia berhenti bermain game tersebut terkait perilaku buruk. Pelaku dituduh mencuri uang orangtuanya untuk bermain game.

“Untuk mengelabui kami, dia mengatakan seorang petugas listrik datang ke rumah melakukan kejahatan itu. Tapi ketika kami bertanya detail tentang petugas listrik, dipastikan itu cerita palsu. Kami menahan anak itu dan akan melakukan tindakan lebih lanjut,” kata Abdi.

Sementara itu ayah pelaku sedang berdinas di luar wilayah. Kasus ini terungkap setelah sang ayah menelepon istrinya namun tak ada jawaban. Telepon itu kemudian diangkat pelaku. Dia lalu menceritakan bahwa ada petugas listrik yang datang dan membunuh ibunya.

Mendengar kabar itu, sang ayah menghubungi kakaknya untuk melapor polisi. Dari sinilah kasus anak bunuh ibu ini terungkap.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Disertai Angin Intai Sejumlah Wilayah di Sumsel

57 tahun lalu

Palembang dan Seluruh Daerah di Sumsel Terapkan PPKM Level 1

57 tahun lalu

Pandemi Belum Berakhir, Dinkes Sumsel Minta Warga Tetap Terapkan Prokes

57 tahun lalu

BMKG Peringatkan Sejumlah Wilayah di Sumsel Berpotensi Hujan

57 tahun lalu

Restorasi Sekanak-Lambidaro Dilanjutkan hingga Simpang DPRD Sumsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal