Saat kejadian, korban berkendara seorang diri. Tidak lama di sekitar Sekolah Harapan kedua pelaku memepet korban dan mengetuk kaca. Karena takut, korban berhenti dan salah satu pelaku langsung masuk ke dalam mobil dan korban dipaksa bergeser ke samping.
"Modusnya mengakui sebagai anggota Polri dan menuduh korban terlibat perdagangan narkoba. Untuk meyakinkan korbannya, pelaku mengenakan kaos berlambang Polri," kata Suryadi.
Korban, kata Suryadi juga sempat diborgol kemudian dibawa oleh pelaku. Setelah melaju beberapa meter, korban ditinggalkan di pinggir jalan oleh pelaku dengan tangan terborgol.