Curhat Pelajar dan Mahasiswi yang Terpaksa Masuk Hutan di Masa Pandemi

Teddy Hendrawan
Sejumlah anak - anak berdiri di tebing yang tinggi untuk mendapatkan sinyal. (Foto: Teddy)

MUARADUA, iNews.id – Pandemi Covid-19 berdampak luas hingga ke dunia pendidikan. Terutama dialami anak – anak di Kabupaten OKU Selatan, yang harus berjalan jauh hingga masuk hutan untuk mendapatkan sinyal agar dapat mengikuti belajar daring atau online. 

Seperti terpantau di Desa Gunung Batu, Kecamatan Pulau Beringin, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan. Wilayah ini memang tidak memiliki jaringan sinyal selular.

Semua pelajar tidak dapat berbuat banyak dengan keadaan yang terjadi. Proses belajar yang terus dilakukan secara daring menuntut mereka mencari sinyal hingga masuk hutan dan mencari tempat tinggi.

Imam Tarmuzi, salah satunya. Pelajar kelas 1 SMA Muaradua yang tinggal di Desa Gunung Batu Kecamatan Pulau Beringin, OKU Selatan ini bersama teman-teman seusianya setiap hari harus mencari sinyal. Hal itu terpaksa dilakukan agar tidak ketinggalan pelajaran dari sekolah. 

Sejak pagi hingga siang menjelang sore Imam baru bisa pulang ke rumah. Perjuangan cukup berat ini telah dilakukan sepanang pandemi melanda negeri ini. 

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tidak Mau Ada Masalah, Polres OKU Selatan Periksa Senpi Anggota

57 tahun lalu

Polisi Tangkap Sepasang Pengedar dan Pembeli Sabu di OKU Selatan

57 tahun lalu

Gajah Liar Mengamuk Rusak 5 Rumah dan Kebun Warga di OKU Selatan 

57 tahun lalu

Bencana Longsor di OKU Selatan, Ribuan Jiwa Terisolasi Tanpa Listrik 

57 tahun lalu

Sebaran Covid-19 di OKU Selatan Meluas, Kasus Positif Muncul di 11 Kecamatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal