Covid-19 Melonjak, Disdik Sumsel Bebaskan PTM atau Online

Dede Febriansyah
Sekolah di Sumsel dibebaskan menentukan PTM atau daring tergantung kondisi di sekitar. (Foto: Ilustrasi/Ist)

"Lihat situasi kondisi masing-masing. Untuk sementara sebagian besar masih belajar semua. Kapasitasnya diatur maksimum 50 persen. Rata-rata sekolah belajar semua. Artinya silahkan sekolah itu melihat kondisi sekolah dengan kondisi daerahnya masing-masing. Kalau memungkinkan untuk belajar, kalau aman silakan saja. Tidak masalah," katanya.

Masherdata juga mengajak pihak sekolah untuk bijaksana menyikapi hal ini dan prihatin jika nantinya terpaksa menggantikan PTM dengan PJJ. "Kita sudah punya pengalaman selama ini, namanya pembelajaran jarak jauh (PJJ) ini sangat-sangat tidak efektif. Artinya banyak dampak negatifnya," ujarnya. 

Menurutnya, peserta didik tidak mampu menyerap mata pelajaran dengan maksimal, juga memang psikologis anak-anak terpengaruh dengan kondisi belajar jarak jauh. "Ini membuka peluang anak-anak untuk bisa aktif kembali. Bisa adaptasi kembali," katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gas LPG di Sumsel Naik Mulai 27 Februari 2022

57 tahun lalu

Hasil Liga Futsal Profesional: 8 Gol Tercipta, Pusaka Angels Bantai Putri Sumsel

57 tahun lalu

BPBD Imbau Warga Sumsel Waspadai Angin Puting Beliung

57 tahun lalu

Seret Banyak Pejabat Top di Sumsel, Lahan Masjid Raya Sriwijaya Ternyata Bukan Aset Pemprov

57 tahun lalu

Hasil Liga Futsal Profesional: Drama 8 Gol! Persiba Female Bungkam Putri Sumsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal