Cegah Kebakaran Hutan, BPBD Segera Pakai Aplikasi yang Diluncurkan Kapolri

Antara
Karhutla yang terjadi di Kabupaten Ogan Ilir pada kemarau 2021. (Foto: Ist)

PALEMBANG, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel segera memanfaatkan aplikasi Asap Digital yang diluncurkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. BPBD meyakini aplikasi ini akan memudahkan pencegahan da penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Sumsel.

Kepala BPBD Sumsel, Iriansyah mengatakan, pihaknya segera memanfaatkan aplikasi tersebut untuk melakukan pemantauan perkembangan titik panas (hotspot) di sejumlah kabupaten rawan karhutla guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan pada penghujung musim kemarau tahun 2021 ini.

"Pemantauan secara intensif dilakukan di daerah yang dipetakan rawan karhutla, seperti Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Banyuasin dan Kabupaten Musi Banyuasin," ujarnya, Jumat (17/9/2021).

Melalui dukungan aplikasi baru itu diharapkan dapat dilakukan tindakan penanggulangan karhutla secara cepat dan tepat sehingga bisa dicegah terjadinya bencana kabut asap yang dapat mengganggu berbagai aktivitas dan kesehatan masyarakat.

Kapoda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan, aplikasi Asap Digital yang didukung peralatan canggih terkoneksi dengan sistem jaringan PT Telkom, bisa membantu penanggulangan karhutla di setiap musim kemarau. Melalui aplikasi tersebut diharapkan dapat melakukan pemantauan kondisi terkini di sejumlah kawasan rawan terbakar selama 24 jam.

Aplikasi tersebut memuat berbagai macam informasi terkini (realtime) seperti data visual (CCTV), kondisi udara, titik panas (hotspot) serta data prakiraan cuaca yang dapat dimanfaatkan untuk pencegahan karhutla.

"Keunggulan dari aplikasi Asap Digital antara lain bisa memantau adanya asap yang bersumber dari api, dengan kemampuan mendeteksi dini dan kecepatan informasi yang diterima petugas di command center, tim satgas karhutla bisa dengan cepat dikerahkan ke lokasi melakukan pengendalian dan pemadaman kebakaran lahan pertanian, perkebunan, lahan gambut, dan kawasan hutan," kata mantan Kapolda Sumbar. 

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tersangka Korupsi Pembelian Gas, Ini Peran Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin

57 tahun lalu

BMKG Prakirakan Sumsel Dilanda Hujan, Ini Daftar Daerahnya

57 tahun lalu

Jadi Tersangka Korupsi, Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin Punya Harta Rp28 Miliar

57 tahun lalu

Karhutla Termasuk di Sumsel Sumbang Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar di Indonesia

57 tahun lalu

Video Kapolri Launching ASAP Digital Nasional untuk Percepat Penanggulangan Karhutla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal