Terlebih, selain bantuan anggaran Rp45 miliar untuk kabupaten, Pemprov Sumsel masih memiliki anggaran lebih dari Rp 100 milkar yang diperuntukkan bagi penanggulangan karhutla.
"Provinsi memiliki anggaran itu, jumlahnya sekitar Rp100 miliar. Tentu itu digunakan untuk penanggulangan karhutlah ini," ujarnya.
Dengan bantuan anggaran tersebut dia berharap, Sumsel dapat terbebas dari karhutlah yang selalu menjadi ancaman setiap tahunnya.
"Namun ini juga harus ada peran dari masyarakat. Sejauh ini kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan secara ilegal dengan cara membakar sudah cukup tinggi," katanya.
Wakil Bupati OKI HM Djakfar Shodiq mengapresiasi langkah Gubernur Sumsel dengan memberikan bantuan penanggulangan karhutla. Sebab, Kabupaten OKI yang memiliki lahan berpotensi terbakar paling luas sangat membutuhkan bantuan itu.