Bupati Muara Enim Nonaktif Juarsah Didakwa Terima Suap Rp2,5 Miliar dan iPhone XS

Era Neizma Wedya
Bupati Nonaktif Muara Enim Juarsah. (Foto: Antara)

PALEMBANG, iNews.id - Bupati Muara Enim nonaktif Juarsah didakwa menerima suap berupa uang dan barang senilai Rp 2,5 miliar atas kasus korupsi 16 paket proyek jalan senilai Rp129 miliar. Barang yang diduga diterina Juarsah yakni handphone iPhone XS.

JPU KPK, Rikhi Maghaz mengatakan Juarsah yang pada saat itu menjabat sebagai wakil bupati periode 2018-2023 turut menerima suap atas proyek di Dinas PUPR tahun anggaran 2019.

"Patut diduga bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan untuk menggerakkan agar melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya," katanya dalam sidang yang berlangsung secara virtual, Kamis (8/7/2021).

Sedangkan Jaksa KPK Asri Irawan menambahkan Juarsah dijerat dengan dakwaan berlapis. Yakni menerima suap senilai Rp 2,5 miliar dan menerima gratifikasi sejumlah barang berharga dari seseorang bernama Iwan Rotari. 

"Terdakwa didakwa mendapatkan fee proyek sebesar Rp 3 miliar. Namun baru menerima Rp 2,5 miliar secara bertahap. Serta sebuah handphone iPhone XS," katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bidik Tersangka Baru Korupsi Masjid Sriwijaya, Kejati Sumsel Intensif Periksa Saksi

57 tahun lalu

SMA-SMK di Seluruh Sumsel Batal Sekolah Tatap Muka

57 tahun lalu

Kasus Suap Bupati Nonaktif Muara Enim Juarsah Segera Disidangkan

57 tahun lalu

KPK Perpanjang Masa Tahanan Juarsah

57 tahun lalu

Kasus Bupati Muara Enim Nonaktif Juarsah, KPK Panggil 5 Saksi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal