"Yang justru membuka lahan parkir di bawah Stasiun LRT itu adalah tiga orang yang mendalangi tadi," katanya.
Sementara itu, Apriansyah (45), seorang jukir liar yang diamankan menyebutkan bahwa dirinya baru bekerja sebagai jukir di bawah Stasiun LRT Ampera selama empat bulan.
"Seluruh uang setoran parkir di lapak parkir saya diserahkan kepada R. Saya hanya menerima gaji harian sebesar Rp40.000. Selama bekerja sebagai jukir, saya juga tidak pernah diberi identitas resmi sebagai jukir," ucapnya.