Amerika Tarik Pasukan, Gadis-Gadis Afghanistan Angkat Senjata

Muhaimin
Para gadis di Afghanistan mengangkat senjata siap berperang menghadapi Taliban. (Foto: Ist)

"Saya dan beberapa wanita lain memberi tahu gubernur sekitar sebulan yang lalu bahwa kami siap untuk pergi dan bertarung," kata Parastish.

Taliban telah memberlakukan pembatasan ketat terhadap hak-hak perempuan di wilayah yang mereka kuasai, termasuk pendidikan, kebebasan bergerak dan pakaian. Demikian klaim para aktivis dan penduduk setempat.

Para wanita telah bergabung dengan pasukan keamanan negara itu selama dua dekade terakhir, termasuk pelatihan sebagai pilot helikopter, meskipun mereka menghadapi diskriminasi serupa yang ada di negara lain yang mencegah wanita bertugas di garis depan.

Abdulzahir Faizzada, gubernur provinsi Ghor, mengatakan kepada The Guardian bahwa beberapa wanita yang memprotes Taliban telah melibatkan mereka dalam pertempuran dan mengalami kekerasan di tangan mereka.

"Mayoritas wanita ini adalah mereka yang baru saja melarikan diri dari daerah (yang direbut) Taliban," kata Faizzada. "Mereka sudah melalui perang di desa mereka, mereka kehilangan putra dan saudara mereka, mereka marah."

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cegah Kerumunan, Polda Sumsel Ingatkan Warga Batasi Mobilitas saat Idul Adha

57 tahun lalu

Sumsel Berpotensi Hadapi Hujan Lebat Disertai Angin

57 tahun lalu

Positif Covid-19 Bertambah 38.391 Sehari, Sumsel Sumbang 296 Kasus 

57 tahun lalu

Usai Ditinggal AS, Tentara Afghanistan Serahkan Senjata ke Taliban

57 tahun lalu

Mengejutkan, Pasukan Afghanistan Serahkan Senjata ke Taliban Setelah Ditinggal AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal