Dia merasa sedih saat sapi yang dirawatnya selama sepekan ini dibeli orang dan bakal disembelih untuk daging kurban.
Pada Sabtu (1/8/2020), Ca'un mulai bisa tersenyum kembali, saat melihat sapi-sapi baru berdatangan.
"Nangis sedih karena saya ingat pernah naik ke punggungnya sampai dia (sapi) tertidur. Saya tidak bisa tidur, masih ingat terus sapi itu," ujar Alvin, teman Ca'un yang merekam dan mengunggah di Instagram.
Paman Ca'un, Ismet yang juga pengelola peternakan, mengaku, anak yang belum tamat sekolah dasar tersebut, merupakan putra pertama dari pasangan Era dan Jan Muncak. "Dia memang dikenal sebagai penyayang sapi," tuturnya.
"Saat malam waktu menunggu sapi itu mungkin karena hatinya iba maka menangis, karena sapi itu akan berangkat pagi ke tempat orang yang membeli untuk disembelih di hari raya. Dia bukan pengembala tapi dia memang penyayang sama hewan," katanya.
Sejak setahun terakhir, Ca'un yang memiliki sifat penyayang terhadap hewan ternak tersebut, setiap hari bersama teman-temannya datang ke peternakan untuk bermain bersama ternak-ternak. Anehnya, banyak sapi yang begitu jinak saat bersamanya.