Tradisi Pacu Jawi, Berawal dari Bajak Sawah hingga Jadi Lomba Adu Cepat Sapi 

Nur Ichsan Yuniarto
Tradisi Pacu Jawi merupaka perlombaan yang berasal dari Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Kemdikbu)

PADANG, iNews.id - Tradisi Pacu Jawi merupaka perlombaan yang berasal dari Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar). Pacu Jawi merupakan bahas Minangkabau yang berarti balapan sapi.

Perlombaan ini hanya bersifat menghibur. Biasanya digelar setelah petani melakukan panen padi. Para petani memacu sapinya di sawah yang masih berair dan berlumpur bekas panen padi tadi.

Dilansir dari laman warisanbudaya.kemdikbud.go.id, Rabu (8/2/2023), tidak diketahui kapan perlombaan tradisional itu pertama kali digelar. Kuat dugaan, Pacu Jawi telah ada sejak ratusan tahun yang lalu.

Pacu Jawi awalnya muncul di Nagari Tuo atau desa tua Pariangan, Kabupaten Tanah Datar. Pacu jawi ditemukan oleh datuak (Dt) Tantejo Gurhano. 

Tantejo Gurhano merupakan tetua yang arif dan bijaksana di wilayah itu. Konon, saat itu beliau mencari cara agar sawahnya menjadi subur dan mudah ditanami. Setelah mencoba beberapa cara, akhirnya dia menemukan ara terbaik yakni membajak sawah menggunakan jawi atau sapi. 

Saat membajak, Tantejo Gurhano mengajak keponakannya yang bertugas sebagai joki serta dua orang tambahan. Nantinya mereka bertugas memegang tali dan mengarahkan sapi.

Membajak sawah menggunakan sapi dipercaya akan membuat tanah menjadi gembur dan subur. Tanah subur disebabkan oleh kotoran dari sapi yang menjadi pupuk alam. Sehingga, tanah yang gembur dan subur menjadikan hasil panen padi warga berlimpah.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Desa Cikaso Kuningan Catat Rekor Kurban 28 Sapi, Daging Berlimpah Dibagikan ke Warga

57 tahun lalu

Gunung Marapi Meletus Siang Ini, Kolom Abu Tertutup Kabut Kebal

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,5 Guncang Dharmasraya Sumbar

57 tahun lalu

Tragis! Lansia Hilang Sepekan di Agam Ditemukan di Dasar Ngarai Sedalam 60 Meter

57 tahun lalu

Longsor Bukik Malalo Tutup Aliran Sungai, Warga Tanah Datar Khawatir Banjir Bandang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal