Meskipun personel polres setempat terpapar Covid-19, pelayanan di instansi itu tetap berjalan. Namun, Polres Kota Pariaman memperketat penerapan protokol kesehatan dan pembagian sif kerja.
Kapolres mengimbau personel dan warga di daerah itu meningkatkan penerapan protokol kesehatan Covid-19 untuk menghindari penularan lebih luas. Gunakan masker, tidak bersalaman, sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak, serta menghindari kerumunan.
Sementara Wakil Wali Kota Pariaman Mardison Mahyuddin mengatakan, dengan adanya penambahan kasus tersebut, maka jumlah warga yang terpapar Covid-19 di daerah itu menjadi 44 orang. "Sebelumnya sudah ada 13 orang, satu di antaranya ASN," katanya.
Mardison juga meminta warga di daerah itu menerapkan protokol kesehatan agar tidak terpapar Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman Syahrul mengatakan, personel polres yang positif Covid-19 dikarantina di Balai Diklat di Baso. Petugas juga sudah mulai melacak para kontak erat pasien. "Besok akan dilakukan pengambilan tes usap," ujarnya.