"Itu mobil anak saya. Atas nama anak saya (korban). Bukan maling seperti yang diteriakkan orang," kata Pasiman.
Dia juga menuturkan, sebelum kejadian anaknya pamit dari rumah dengan meminta izin mau ke rumah teman untuk mencari kontrakan usaha.
"Saat itu dapat di wilayah Bayunglencir Sumatra Selatan. Tidak benar maling, ini bukti surat-suratnya," ucapnya sembari memperlihatkan surat BPKB kendaraan dan lainnya.
Pasiman menuturkan, yang menjadi korban merupakan anak keduanya dari dua bersaudara. Kejadian tragis yang menimpa anaknya tersebut viral di media sosial.
Sebelumnya, video viral mempertontonkan ada mobil yang dikendarai korban dikerja warga dan patroli polisi wilayah Muarojambi. Diduga panik, mobil yang menabrak rumah warga hingga tewas di lokasi kejadaian.
Belakangan diketahui, korban bernama Dwi Fatimahyen seorang dokter muda warga RT 3, Kelurahan Pasirpanjang, Danau Teluk, Kota Jambi.