PADANG, iNews.id - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) tak main-main dengan anggotanya jika terlibat politik praktis di Pilkada Sumbar 2020. Nantinya, jika ketahuan anggota itu akan ditindak tegas.
"Kami akan berikan sanksi tegas jika menemukan ada anggota yang terlibat politik praktis," kata Kapolda Sumbar Inspektur Jenderal Polisi Toni Harmanto, Selasa (23/6/2020).
Toni menambahkan, hal ini sudah menjadi fokus Polri sejak Desember 2019 dan dia sudah menekankan kepada seluruh jajaran bersikap netral dalam Pilkada.
"Kami sudah berulang-ulang memberikan penegasan tentang sanksi yang akan mereka terima kalau mereka juga ikut dalam politik praktis," katanya.
Menurut dia, hal-hal tentang netralitas polisi dalam setiap aktivitas politik sudah diatur dalam Peraturan Kepala Kepolisian Indonesia serta sanksi disiplin sampai kode etik, tergantung derajat kesalahan.