Sementara itu, Ketua Tim Pelaksana Percepatan Perwujudan Padang sebagai Kota Ekonomi Syariah Mulyadi Muslim mengatakan, dalam menyusun konsep Padang menjadi ekonomi syariah tidak lepas dari visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang. Dia menjelaskan ini berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Padang.
"Salah satu visi wali kota adalah menjadikan Kota Padang sebagai kota pariwisata yang unggul dan berdaya saing. Potensi inilah yang akan kita coba kembangkan dari sisi ekonomi syariah," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Manusia Swesti Fanloni mengatakan, berdasarkan hasil konsultasi teknis tim ke Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah 6 Februari 2020. Maka, hal yang perlu dilakukan ke depan adalah menjalin kerjasama dengan dengan Komite Nasional Ekonomi Syariah (KNEKSA).
"Kita akan menetapkan klaster-klaster industri halal sebagai penunjang Padang sebagai kota ekonomi syariah. Menyusun blue print implementasi ekonomi syariah (break down RPJMN, MESI dan RPJMD) dan menyusun peluang investasi syariah," katanya.