PADANG, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), akan mempercepat perwujudan Padang sebagai kota ekonomi syariah. Dalam mewujudkannya Pemkot Padang telah memulai dengan mendirikan di 104 kelurahan, setiap kelurahan satu Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) yang dulu dinamakan Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS).
"Alhamdulillah aset semuanya saat ini lebih kurang sudah Rp45 miliar. Jika potensi-potensi seperti ini kita kembangkan menjadi lebih baik lagi, maka sistem ekonomi syariah di Kota Padang akan terwujud," ujar Wali Kota Padang di Gedung Putih A Yani, Sabtu (20/6/2020).
Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan, untuk mengembangkan ekonomi syariah, Kota Padang mempunyai potensi dan peluang yang besar. Demi beralih menuju masyarakat ekonomi syariah Pemkot Padang juga telah mendirikan Bank Prekreditan Rakyat (BPR) Syariah yang sekarang dalam masa persiapan.
"Gubernur Sumbar telah menyetujui Bank Nagari menjadi Bank Nagari Syariah. Maka dari itu, dengan adanya potensi-potensi ini yang perlu kita siapkan kedepan adalah SDM untuk mencapai terwujudnya penerapan ekonomi syariah di Kota Padang," ujarnya.
Mahyeldi optimis, dengan adanya usaha dan kerja keras serta dukungan dari berbagai pihak, maka Padang akan menjadi salah satu kota ekonomi syariah di Indonesia.