Hal senada dijelaskan Arjunis St. Mudo, salah seorang petani mentimun di Solok Lereng Padang Banyak. Menurut dia, serangan puluhan binatang kera itu tidak saja memakan timun, tapi merusak rumpun dan gagang mentimun.
“Masyarakat tani kewalahan dengan ulah hama kera itu,” katanya.
Masyarakat tani di daerah itu berharap kepada pemerintah nagari dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang bertugas di Nagari Padang Tarok, agar dapat mencarikan solusi untuk mengatasi.
Artikel ini telah tayang di inews.id dengan judul ‘Petani Pisang di Padang Tarok Keluhkan Hama Kera'