"Jadi kita sudah siap menyambut kembali wisatawan di era normal baru. Tapi kita butuh dukungan promosi dari semua pihak, termasuk perantau di seluruh dunia," katanya.
Nasrul optimistis dengan promosi yang masif melalui media sosial termasuk media sosial dari para perantau, gaung pariwisata Sumbar akan semakin dikenal dunia.
"Kita punya seluruh yang diinginkan wisatawan. Keindahan alam dari dasar laut hingga puncak gunung. Seni budaya hingga kuliner juga sangat mendukung. Jika ditambah promosi tentu akan luar biasa," katanya.