Sementara itu, Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran mengatakan, kesehatan dan keselamatan siswa menjadi prioritas. Pembelajaran tatap muka diselingi dengan daring dan luring.
"Tetap anak-anak daring. Libur sehari, sekolah di hari berikutnya. Kita buat atmosfer sekolah memperhatikan protokol Covid-19," katanya.
Fadly menjelaskan, pembelajaran tatap muka akan dijalankan lebih pendek waktunya, sehingga anak-anak cepat pulang. Istirahat hanya 10 menit dikawal guru dalam kelas. Murid membawa bekal dari rumah dan menghindari kontak fisik.
" Kelas ini sesingkat mungkin seefektif mungkin untuk anak-anak," katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang Nuryanuwar mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan petugas kesehatan yang memantau sejauh mana protokol kesehatan diterapkan.
"Kita membentuk tim untuk pengawasan secara kontinu, mulai hari ini saja semua puskesmas kita perintahkan untuk supervisi dan monitoring sejauh mana protokol kesehatan dilaksanakan," katanya.