Alex melanjutkan, dari hasil pemeriksaan, diketahui insiden pengeroyokan ini berawal ketika pelaku Maha Doni merasa cemburu karena kekasihnya digoda oleh korban lewa media sosial Facebook. Pelaku ini, memang memegang akun media sosial kekasihnya.
Pelaku, kata Alex, kemudian bercerita ke pada empat rekannya. Pelaku kemudian memancing korban untuk bertemu. Janjian pertemuan itu dilakukan lewat media sosial. Korban yang terpancing kemudian datang bersama temannya naik sepeda motor.
"Sesampainya di Jalan Baypass Payakumbuh, korban langsung dicegat oleh pelaku. Pelaku kemudian mengeroyok korban dengan memukulkan kayu ke kepala korban. Korban pun terkapara di jalan sementara rekan korban berhasil kabur," kata dia.
Mengetahui korbannya tergeletak, kata Alex, pelaku akhirnya kabur. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit oleh pengendara yang kebetulan lewat.
"Korban sempat dirawat di rumah sakit namun akhirnya meninggal dunia," kata Alex.
Sementara itu, selain menangkap pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa tiga potong kayu yang digunakan untuk mengeroyok korban, empat ponsel dan sepeda motor.
Kelima pelaku kini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dan ditahan di Mapolres Payakumbuh.