“Kongsi itu merupakan wujud kebersamaan dan kegotong royongan dari warga,” ujarnya.
Mahyeldi mengapresiasi, semua komponen yang terlibat dalam memberikan dukungan kepada masyarakat sehingga terwujudnya nagari tageh tersebut. Terbentuknya nagari ini tidak luput pula dukungan dari pihak Polsek, Danramil, camat dan lurah setempat serta dukungan dari Kapolresta dan Kapolda.
“Tentunya kita apresiasi hal ini. Sebab, tidak lepas dari dukungan dari Kapolsek, Danramil, camat dan lurah setempat. Kita juga mengapresiasi terhadap Kapolda dan pemerintah provinsi yang hadir pada peninjauan kawasan Nagari Tageh Rumah Gadang ini,” katanya.
Dia berharap, Nagari Tageh Rumah Gadang ini menjadi contoh bagi masyarakat di kawasan lainnya, khususnya Kota Padang. Sehingga nanti terwujud kawasan serupa yang diinisiasi dari masyarakatnya.
“Kita berharap akan terwujud kawasan serupa di wilayah lainnya di Kota Padang khususnya dan Sumatera Barat umumnya,” ujarnya.