“Beberapa kali diguncang gempa, guncangannya sangat terasa di sini, mulai dari yang 5,3 SR, trus 6 SR, 5,2 SR dan terakhir 6 SR. Warga Padang banyak yang panik,” kata Syahril.
Informasi BMKG, gempa bumi tektonik terjadi empat kali di Kepulauan Mentawai, Sumbar, dalam waktu berdekatan. Pukul 16.03 WIB, gempa berkekuatan 5,3 SR dengan kedalaman 10 km, disusul pukul 16.27 WIB, gempa berkekuatan 6,0 SR yang kemudian dimutakhirkan menjadi 6,1 SR.
Selanjutnya pukul 16.58 terjadi gempa berkekuatan 5,2 SR, dan pada pukul 17.59 WIB, terjadi gempa berkekuatan 6 SR yang dimutakhirkan menjadi 6 SR, pada kedalaman 18 km. Gempa seluruhnya berpusat di Kepulauan Mentawai.
Hingga saat ini belum diketahui secara pasti bagaimana kondisi di Kepulauan Mentawai. Namun, BMKG sebelumnya mengatakan gempa tidak berpotensi tsunami dan meminta warga tetap tenang.
“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami,” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono.