AGAM, iNews.id - Warga Agam, Sumatera Barat (Sumbar) diimbau agar selalu waspada terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau. Warga diminta tidak melakukan pembakaran di sekitar hutan atau lahan.
"Berdasarkan prediksi BMKG musim kemarau di Indonesia dimulai pada Juni dan puncaknya pada Agustus-Oktober 2020. Dengan kondisi itu, kami mengimbau warga terutama yang tinggal dan beraktivitas di sekitaran kawasan hutan untuk tidak melakukan pembakaran tanpa terkendali," kata Kepala Resor BKSDA Resor Agam, Ade Putra, Rabu (8/7/2020).
Ade menambahkan, aktivitas warga membakar biasanya dilakukan ketika akan membuka areal perladangan baru dengan tujuan untuk efisiensi waktu dan biaya.
Untuk mencegah hal itu, BKSDA akan meningkatkan patroli pencegahan Karhutla terutama di sekitar lokasi kawasan hutan konservasi.
"Selain itu imbauan dan penyuluhan akan dilakukan secara anjang sana atau kunjungan langsung kepada warga. Kami rutin melakukan patroli dan kunjungan ke warga dalam mencegah karhutla," katanya.