Wali kota menyampaikan, kegiatan itu sebelum pandemi dilaksanakan setiap tahunnya. Namun semenjak 2020 tidak dapat diselenggarakan karena pandemi dan saat ini Pariaman juga berada pada level 3.
Dia berharap seluruh lapisan masyarakat menerapkan protokol kesehatan agar pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga kegiatan budaya, sosial, ekonomi dan agama dapat berjalan seperti biasa.
Ketua DPRD Kota Pariaman Fitri Nora mengatakan, pesta budaya Hoyak Tabuik merupakan anugerah bidang pariwisata dan ekonomi bagi daerah karena banyak dikunjungi wisatawan.
Namun di sisi lain, dia memahami kondisi pandemi saat ini yang membuat kegiatan itu tidak bisa diselenggarakan.
"Peraturan zona itu berada di pusat, kalau pemerintah pusat sudah menetapkan Pariaman zona merah maka kita tidak bisa berbuat apa-apa," ucapnya.
Karena itu dia meminta seluruh lapisan masyarakat untuk menerapkan prokes ketat agar pandemi dapat berakhir sehingga kegiatan tersebut dapat dilaksanakan kembali.
"Kalau bisa Pariaman jadi zona hijau. Semoga ada kegiatan lain setelah tabuik bisa diselenggarakan," ujar Fitri.