Kasus Tambang Meledak di Sawahlunto, Ini Kendala Penyelidikan Polda Sumbar

Antara
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan. (ANTARA/Polda Sumbar)

Sementara untuk kegiatan produksi tambang milik PT NAL saat ini tidak boleh beroperasi dalam satu bulan ke depan. Untuk saksi yang telah diperiksa penyidik sebanyak 11 orang.

Dia menyebutkan 11 saksi tersebut jabatan yang paling tinggi diperiksa yakni Kepala Teknik Tambang (KTT) PT NAL dan termasuk korban yang selamat tiga orang kemudian sudah pulang ke rumah usai mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Menurutnya, hasil pemeriksaan sementara ledakan terjadi di lubang tambang tersebut akibat tingginya gas metan bertemu percikan api.

Dia mengatakan, api muncul dari percikan muncul dari alat untuk Jack Hammer atau alat yang merontokkan batu bara di dalam lubang. Akibatnya, 10 pekerja meninggal dunia dan empat orang mengalami luka-luka.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono menegaskan, seluruh tambang ilegal yang ada di provinsi tersebut mengurus seluruh perizinan agar dapat beroperasi. Bagi yang sudah berizin supaya tertib menjalankan operasi di lokasi yang tepat dan jangan keluar dari zona yang ada.

"Kami lakukan sosialisasi lalu patroli untuk memeriksa perizinan tambang dan jika masih tetap melakukan pelanggaran akan ditindak secara tegas," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AD Investigasi Peluru Nyasar Lukai 2 Warga di Kampus UNP, Libatkan Polda Sumbar

57 tahun lalu

Tambang Ilegal di Sijunjung Sumbar Ditertibkan, 2 Kapal Penambang Dibakar Polisi

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Gudang Solar Subsidi di Solok, Diduga untuk Tambang Ilegal

57 tahun lalu

Pabrik Kimia PT MCCI di Cilegon Meledak, Warga Diungsikan akibat Bau Menyengat

57 tahun lalu

Mencekam! Bus Rombongan Bonek Meledak di Tol Tegal, 4 Suporter Luka-luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal