Kasus Siswa SMP Tewas di Sungai, LBH Padang Janggal dengan Pernyataan Kapolda Sumbar

Rus Akbar
Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono (Foto: MPI/Rus Akbar)

Menurutnya, ini merupakan tindakan intimidasi, pengancaman dan pembungkaman. Bahkan dengan pernyataan Kapolda Sumbar, ibu korban merasa kecewa dan hancur karena menyadari jalan terjal untuk mendapat keadilan bagi kematian anaknya.

“Ibu korban menyatakan hatinya bisa terobati jikalau pelaku yang diduga melakukan penyiksaan dihukum berat dan dipecat,” katanya.

Indira juga juga meminta polisi polisi mencari kebenaran atas tanda-tanda penyiksaan pada tubuh korban dan kawan-kawannya.

“Kami juga mendesak, kasus ini seharusnya diambil alih Kapolri. Jujur kami merasa tidak percaya dan terlalu banyak konflik kepentingannya atas kasus ini. Melaporkan polisi, ke teman polisi dan ada atasan polisi serta diproses di rumah sakit polisi rasanya seperti hal yang mustahil. Kami sangat meragukan independensi dan integritas kasus ini,” ujar Indira.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Oknum Guru di Sorong Diduga Bakar Rambut Siswa saat Apel, Korban sampai Trauma

57 tahun lalu

Heboh! Bocah SMP di Probolinggo Bawa Kabur Mobil Tetangga, Terhenti usai Tabrak Pohon

57 tahun lalu

Oknum Polisi Terduga Penganiaya Siswa SMP Ditahan di Polres Sikka

57 tahun lalu

Oknum Polisi di Sikka Diduga Aniaya Siswa SMP, Korban Dipukul usai Ditilang

57 tahun lalu

Profil Kapolda Sumbar Irjen Djati Wiyoto Abadhy, Jenderal Intelijen Seangkatan Kapolri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal