Dari 24 kota di Sumatera sebanyak 13 kota mengalami inflasi dan 11 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Gunung Sitoli sebesar 1 persen dan terendah di Pekanbaru 0,01 persen.
Sementara deflasi tertinggi terjadi di Banda Aceh sebesar 0,32 persen dan terendah di Bukit Tinggi 0,01 persen.
Kota Padang menduduki peringkat delapan dari semua kota yang mengalami deflasi di Sumatera dan secara nasional menduduki urutan ke-41 dari semua kota yang mengalami deflasi di Indonesia.
Sementara berdasarkan data yang dihimpun dari Pengelola Bandara Minangkabau di Padang Pariaman dengan adanya pandemi terjadi penurunan jumlah penerbangan. Jumlahnya berkisar 1.600 sampai 1.800 penumpang dengan 26 penerbangan per hari.
Terkait dengan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta, Eksekutif General Manajer PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Minangkabau Yos Suwagiyono mengakui terjadi sedikit penurunan penerbangan. Biasanya bisa mencapai 30 penerbangan dan turun jadi 26.