Menurutnya saat perampokan tersebut, suami korban tidak berada di rumah karena sedang yasinan di kediaman tetangga.
"Ada dua orang pelaku yang tiba-tiba datang dan langsung membekap korban. Bahkan, korban ditodong di bawah ancaman senjata tajam jenis pisau," ucapnya.
Dalam keadaan diancam sajam, korban hanya bisa pasrah melihat barang-barang berharga serta sejumlah uang tunai diambil para pelaku. Seusai menggondol harta, para pelaku langsung kabur meninggalkan korban.
Hasil pendataan, para pelaku membawa 2 gelang, 1 kalung dan 3 cincin emas. Selain itu mencuri uang tunai milik korban sebesar Rp9 juta.
“Kalau jumlah total kerugian korban, diperkirakan mencapai Rp29 juta," ujar Ivan.
Dalam penanganan kasus ini, polisi sudah olah TKP dan mengambil keterangan saksi-saksi.
“Saat ini kami masih penyelidikan dan berusaha memastikan keberadaan para pelaku," ucapnya.