"Penumpang lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Penyabungan. Mobil bus pariwisata dengan nomor polisi BA 7015 OA itu membawa penumpang 17 orang yang berasal dari Kepala OPD Pemkab Agam, sopir dan kenek," kata Kasman di Lubukbasung.
Dia mengatakan, mobil itu masuk jurang setelah kembali dari melakukan kunjungan kerja dari Aceh. Sesampai di lokasi, mobil masuk ke dalam jurang tidak jauh dari Pondok Pesantren Purba.
"Kita berharap korban lainnya dalam kondisi selamat," katanya.
Kanit Lantas Polsek Kotanopan, Aiptu Jakfar Lubis mengatakan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Kecelakaan berawal saat bus tersebut sedang dalam perjalanan dari arah Panyabungan menuju Sumbar. Setibanya di Jembatan Muara Mais, tiba-tiba dari arah berlawanan datang sebuah truk.
“Bus pariwisata itu membanting stir ke kiri jalan sehingga menabrak pembatas jembatan dan jatuh ke sungai sedalam 15 meter," katanya.
Saat ini, petugas dibantu warga sednag berupaya mengevakuasi bangkai bus nahas itu dari dasar sungai. Kasus kecelakaan maut itu kini ditangani Satlantas Polres Madina.