JAKARTA, iNews.id - Industri pariwsiata ternyata menyumbang banyak Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). PAD akan mandek jika pariwisata juga mandek terlebih saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, pariwisata menjadi sektor tertinggi kedua untuk meraup PAD.
"Uang beredar kedua terbanyak 18 persen adalah pariwisata, jasa, UMKM," kata Gubernur Irwan saat berbincang di Webinar Leader Talk iNews dengan tema Perekonomian dan Pariwisata Sumatera Barat di Tengah Pandemi, Kamis (13/8/2020).
Irwan menambahkan, PAD Sumbar juga mengandalkan dari pajak restoran, hotel dan wisatawan. Jika tidak ada wisatawan yang datang ke Sumbar, maka tidak ada pemasukan.
"PAD itu hidupnya kalau ada wisatawan kalau tidak ada wisatawan, PAD akan mandek, tidak ada yang dibelanjakan karena tidak ada uang," kata dia.
Untuk menggerakan sektor pariwisata, kata dia, saat ini Pemprov Sumbar sudah mencabut Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Selain itu juga untuk kembali menggerakan ekonomi di Sumbar. Usai PSBB dicabut, semua usaha wisata seperti restoran, hotel mulai beroperasi kembali.