Secara visual, asap kawah terpantau berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang setinggi sekitar 200 meter di atas puncak kawah. Kawasan lereng gunung juga dilaporkan diguyur hujan dengan intensitas gerimis hingga sedang.
Kepala Pos PGA Marapi di Belakang Balok, Bukittinggi, Ahmad Rifandi mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang tinggal di sekitar aliran sungai yang berhulu langsung dari Gunung Marapi.
“Sering turun hujan di sekitar lereng Gunung Marapi, harap tingkatkan kewaspadaan terutama untuk warga yang tinggal di dekat bantaran sungai yang berhulu langsung dari Gunung Marapi,” ujarnya dikutip dari iNews Padang, Rabu (13/5/2026).
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat, pendaki dan wisatawan tidak memasuki kawasan dalam radius tiga kilometer dari pusat erupsi atau Kawah Verbeek.
PVMBG juga meminta warga mewaspadai potensi banjir lahar hujan, terutama ketika curah hujan tinggi terjadi di sekitar kawasan lereng gunung.
Selain itu, masyarakat diminta menggunakan masker apabila terjadi hujan abu guna menghindari gangguan saluran pernapasan. Warga juga disarankan melindungi sumber air bersih serta membersihkan timbunan abu vulkanik di atap rumah agar tidak membahayakan bangunan.
PVMBG turut mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya. Warga diminta mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah dan petugas kebencanaan terkait aktivitas Gunung Marapi.