Gelar Adat Minangkabau, Makna dan Cara Pemberiannya

Silfia Rahmah Harahap
Ilustrasi, gelar adat Minangkabau, biasanya disematkan kepada kaum laki-laki dan memiliki makna serta cara pemberian berbeda.  (Foto: kemdikbud.go.id).

Gelar diberikan biasanya berdasarkan ciri, sifat serta status si penerima gelar. Contoh gelarnya, yaitu Sutan, Tuah dan lainnya.

2. Gala Sako

Minangkabau terkenal menganut sistem matrilineal, mengikuti garis keturunan ibu. Tidak jauh berbeda dengan hal tersebut, pemberian gelar yang bersifat turun-temurun juga berasal dari keturunan ibu, yaitu gelar dari paman (saudara kandung ibu). 

Gala sako atau gelar pusaka ini merupakan gelar datuk, pangulu atau raja. Gala Sako juga digunakan sebagai identitas yang bersifat sakral dari kaum Minangkabau dan gala sako ini berbeda-beda tiap daerahnya. 

3. Gala Sangsako Adat

Gala Sangsako merupakan gelar kehormatan diberikan kepada seseorang di luar kaum yang berjasa serta mengharumkan Minangkabau, agama, bangsa serta negara. 

Gelar yang didapat tidak dapat diberikan secara turun-temurun sehingga jika penerima gala sangsako meninggal, gelarnya akan kembali kepada pemberi gelar. 

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rahmah El Yunusiyyah Perintis Pendidikan Islam Perempuan Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

57 tahun lalu

Masa Kejayaan Majapahit, Kalah Perang Melawan Pasukan Minangkabau

57 tahun lalu

Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Dianugerahi Gelar Adat Bugis Bone Daeng Mappuji

57 tahun lalu

Jokowi Diberi Gelar Adat Talaud Marambe Ambaralla Palunglaa Porodisa, Ini Artinya

57 tahun lalu

Bandara Minangkabau Ditutup Imbas Erupsi Gunung Marapi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal