Demo Berhari-hari, Warga yang Bertahan di Masjid Raya Sumbar Dibubarkan Polisi

Rus Akbar
Warga Pasaman Barat yang berdemo dan bertahan di Masjid Raya Sumbar dipulangkan polisi. (Foto: MPI/Rus Akbar

Dalam pembubaran tersebut ada 20 utusan sedang berdialog dengan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah. Nanti mereka juga akan diantarkan pulang ke Pasaman.

“Semua yang ada di masjid raya ini akan diantarkan ke Pasaman Barat dengan bus,” ucapnya.

Saat pembubaran ada empat orang masyarakat, tiga orang mahasiswa dan tujuh orang pendamping hukum yang ditangkap dan dibawa secara paksa ke Polda Sumbar.

“Tadi memang ada kita amankan beberapa yang diindikasi menghalang dan memprovokasi warga semuanya diamankan di Polda Sumbar untuk dimintai keterangan,” ucapnya. 

Diketahui, Masjid Raya Sumbar dijadikan tempat warga untuk beristirahat setelah demontrasi. Aksi tersebut sudah dilakukan sejak Senin (31/7/2023) sampai Jumat (4/8/2023). 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tambang Ilegal di Sijunjung Sumbar Ditertibkan, 2 Kapal Penambang Dibakar Polisi

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Gudang Solar Subsidi di Solok, Diduga untuk Tambang Ilegal

57 tahun lalu

Pembangunan Huntara untuk Warga Terdampak Bencana di Padang Sudah 80 Persen

57 tahun lalu

Penganiaya Nenek Penolak Tambang Ilegal di Pasaman Ditangkap, Ternyata Masih Kerabat

57 tahun lalu

Kapolri Beri Bantuan untuk 170 Anggota Polda Sumbar Korban Bencana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal