PADANG, iNews.id - Sebanyak 16 jenazah pendaki korban erupsi Gunung Marapi telah teridentifikasi. Sementara masih ada enam jenazah lagi masih diperiksa.
Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Suharyono mengatakan secara data ada sebanyak 18 orang yang diduga meninggal yang sudah dievakuasi 17 orang kondisinya sudah meninggal.
“Keberadaan korban itu sudah terdeteksi ada yang sudah di evakuasi ada yang masih proses evakuasi. Ini atas kerja sama Basarnas, TNI, Polri dan masyarakat serta relawan, total semua tim ini ada 32 terdiri 300 orang lebih menjadi relawan,” katanya, Rabu (6/12/2023)
Kemudian kata Kapolda, dari jumlah yang ada pada data tersebut, ada kemungkinan pendaki yang tidak masuk data.
“Ada pendaki yang tidak terdata, pendaki liar pasti ada kemungkinan, kalau umum itu naik membayar sekian mungkin bisa ikut nebeng naik jadi tidak tertulis. Harapannya tidak seperti itu tapi namanya serba kemungkinan siapa tahu ada lebih dari itu,” katanya.