Martias mengatakan, pasar itu rencananya ditutup pada hari-hari pasar yakni setiap Kamis dan Minggu. Penutupan ini dilakukan hingga sampai waktu yang belum ditentukan.
“Kami berharap kebijakan ini didukung pedagang dan masyarakat guna memutus mata rantai Covid-19," katanya.
Untuk diketahui, pasien positif corona di Agam sudah mencapai sembilan orang. Mereka terdiri atas empat warga biasa dan lima tenaga medis.