Kemudian, Klara asal Bandung yang bekerja sebagai LC; Fikram asal Sorong, bartender, Ica asal Sorong, waitress; Nanin asal Bandung, penari. Kemudin, Edith Tri Putra, Ferman Syahputra dan Ridwan Dodoh yang disebut sebagai penyedia minuman di Double O.
Sementara Polri juga belum menyampaikan secara resmi nama-nama korban bentrokan di Sorong. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara oleh tim dokter dan Reskrim Polres Sorong Kota serta Polsek Sorong Timur dilaporkan ada 17 jenazah ditemukan dalam keadaan hangus terbakar.
Identitas 17 korban jiwa tersebut belum diketahui karena sudah dalam keadaan hangus. Jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Sele Be Solu untuk identifikasi lebih lanjut.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo sebelumnya mengatakan, polisi saat ini berupaya mencegah bentrok susulan dengan merangkul tokoh agama, masyarakat dan tokoh adat.
"Polda jajaran langsung berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk mencegah ada aksi balasan atau aksi lainnya," kata Dedi Prasetyo di Jakarta, Selasa (25/1/2022).