"Lalu, bangunan masjid di sana kondisi rusak berat dan MDA galapung kondisi rusak sedang," ujarnya.
Hingga kini, petugas gabungan dari BPBD, Satpol PP Damkar, dibantu jajaran TNI dan Polri serta instansi lainnya membersihkan material banjir yang masuk kedalam rumah warga maupun menutupi akses jalan.
"Pembersihan material banjir tidak bisa dilakukan dengan sistem gotong royong saja. Karena itu, BPBD berkoordinasi dengan PUPR membersihkan material dengan menggunakan alat berat," katanya.
Sementara itu, Bupati Agam Indra Catri turun langsung ke lokasi kejadian untuk meninjau warga yang terdampak sekaligus memberikan bantuan logistik kepada warga yang terdampak.