Sementara itu, api molotov tidak sampai membakar pos ronda dan hanya merusak jendela serta dinding luar pos ronda.
Ketua RT 03 Panorama, Kelurahan Kayu Kubu, Azhari Mukhlis mengatakan, aksi pelemparan bom molotov tersebut terjadi pada Rabu, 12 Agustus.
Menurut Azhari, aksi teror menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI tersebut diduga buntut dari salah seorang pelaku yang tidak terima saat ditegur warga di pos ronda.
“Waktu itu pelaku mengantarkan seorang perempuan warga setempat larut malam,” katanya.
Beberapa jam sebelum aksi pelemparan Molotov, warga di pos ronda melihat beberapa orang pemuda dengan sepeda motor, skateboard, dan sepeda terlihat mengantar perempuan warga setempat pulang.