PADANG, iNews.id - Satu orang korban longsor tambang emas ilegal di Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), masih dicari untuk dievakuasi. Pencarian korban menggunakan alat berat dan dibantu Basarnas, TNI-Polri serta warga setempat.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, Sumatera Barat, Richi Amran, mengatakan, tim memutuskan melanjutkan pencarian setelah warga memberi informasi masih adanya satu korban yang terjebak di dalam tambang. Tim berupaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban.
Richi turut memberi klarifikasi atas banyaknya informasi yang tidak akurat terkait peristiwa ini. Dia memastikan sekarang ini hanya satu orang yang masih hilang.
"Sebelumnya banyak beredar informasi korban yang tertimbun 60 orang ada juga 50 orang sampai kami melakukan evaluasi dan evakuasi serta wawancara dengan masyarakat di lokasi ternyata yang hilang tinggal satu orang yaitu Siman warga Sampu," kata Richi, di Padang Aro, Selasa (11/5/2021).
Dia menyebutkan, pada Senin (10/5/2021), pencarian korban menggunakan satu unit alat berat tidak bisa dilanjutkan karena pada sore harinya alat mengalami kerusakan. Pihaknya membutuhkan alat berat karena medan lokasi longsor ditutupi batu-batu besar.