Polda Sumbar Usut Kasus Longsor Tambang Emas Ilegal di Solok Selatan

Antara
Lokasi tambang yang ditimbun longsor. Foto: Antara

PADANG, iNews.id - Polda Sumatera Barat (Sumbar) melakukan pengusutan atas peristiwa longsornya tambang emas ilegal di Solok Selatan, yang menelan korban jiwa pada Senin (10/5/2021). Polda bakal menurunkan tim untuk memulai investigasi.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar, Kombes Pol Joko Sadono, mengatakan, dirinya telah menerima instruksi langsung dari Kapolda Sumbar, Irjen Pol Toni Harmanto, untuk melakukan pengusutan. Dia memastikan penanganan kasus ini akan dilakukan secara cepat.

"Kita akan cepat sikapi persoalan ini," kata Joko, di Padang, Selasa (11/5/2021).

Menurut Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu, sekarang ini pihaknya fokus pada evakuasi korban dan memastikan korban luka mendapatkan perawatan. Sedangkan urusan administrasi yang menyertai akan ditindaklanjuti segera.

"Untuk proses izin dan lainnya akan kita tindaklanjuti segera," kata dia.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat sudah menemukan dan mengevakuasi 16 orang penambang emas liar yang tertimbun longsor di Timbahan, Kecamatan Sangir Batang Hari. Senin.

Dari 16 korban tersebut tujuh orang sudah meninggal dunia dan sembilan lagi keadaan luka-luka. Seluruh korban tertimbun longsor di Timbahan, Kecamatan Sangir Batang Hari.

Editor : Erwin C Sihombing
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tambang Ilegal di Sijunjung Sumbar Ditertibkan, 2 Kapal Penambang Dibakar Polisi

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Gudang Solar Subsidi di Solok, Diduga untuk Tambang Ilegal

57 tahun lalu

Pembangunan Huntara untuk Warga Terdampak Bencana di Padang Sudah 80 Persen

57 tahun lalu

Penganiaya Nenek Penolak Tambang Ilegal di Pasaman Ditangkap, Ternyata Masih Kerabat

57 tahun lalu

Kapolri Beri Bantuan untuk 170 Anggota Polda Sumbar Korban Bencana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal